Peluang Usaha Warung Indomie, Bisnis Modal Sedikit Untung Banyak

Warung Indomie adalah tempat alternatif mengganjal perut mahasiswa seperti saya di tanggal tua. Warung indomie biasanya menyediakan jenis jenis makanan seperti bubur kacang hijau, minuman kopi, teh dan minuman instan dalam bungkusan sebagai komoditi utamanya. Hanya saja, nama Indomie yang tenar dengan merk merk mie instan lainnya, sehingga mereka menyebutnya warung indomie.

Usaha Warung Indomie dan kopi
Warung indomie sangat laris setiap hari oleh konsumen dari berbagai latar belakang yang sedang dalam kondisi menghemat uang. Semua hampir kumpul disini, hanya sekedar memesan indomie rebus pakai telur, sawi dan kuah yang banyak. Alasan utamanya adalah murah,sekalipun kadang terpaksa.

Kondisi semacam itu sering terjadi didaerah yang mana banyak perantauan, seperti kota kota tujuan kerja, lingkungan mahasiswa dan rumah kantor. Tak heran kondisi yang mungkin sedikit miris ini banyak dimanfaatkan berbagai kalangan untuk bisnis kecil kecilan. Sekalipun tergolong usaha kecil, warung indomie memiliki potensi untung yang banyak.


Tak menyangkal, usaha warung indomie atau ada juga sebagian orang yang menyebutnya warung bujo, bubur kacang ijo banyak dijalankan oleh masyarakat. Saya rasa ini adalah solusi bagi anda yang sedang mencari inspirasi usaha kecil yang murah meriah dengan hasil melimpah.


Tips Tips dalam menjalani usaha warung Indomie



Ada beberapa tips dalam membuka dan menjalakan bisnis indomie ini yang sangat mempengaruhi omzet penjualan. Berikut tipsnya :

Lokasi usaha

Lokasi startegis untuk membuka usaha warung indomie adalah di pinggir jalan (Maaf, bukan trotoar) di daerah kampus, rumah kantor, dan kota kota tujuan kerja seperti jakarta, surabaya, semarang, medan dan makasar. Di pinggir jalan, peluang semakin dilihat oleh konsumen sangat tinggi, semakin mudah dilihat oleh konsumen semakin tinggi pula potensi keuntungan.

Tapi ingat, bukan sembarang dipinggir jalan, karena beberapa daerah pedesaan dan kota kota kecil tidak potensial untuk membuka usaha warung Indomie, melainkan dikota kota besar yang banyak perantauan dan lingkungan kamus.

Menu yang ditawarkan

Sekalipun warung indomie, pada dasarnya menyediakan berbagai makanan dan minuman lainnya seperi bubur kacang ijo, gorengan, kopi, susu dll. Dengan menu pendukung, anda bisa memperoleh keuntungan tambahan. Jadi, tidak hanya menjual mie rebus dari mie instan berbagai merk saja.

Fasilitas

Didaerah kampus saya, warung Indomie dilengkapi dengan meja dan kursi serta fasilitas tambahan berupa TV serta tidak lupa air putih gratis. Saya kira belum menemukan warung indomie yang ada wifinya, hehe. Jadi setidaknya, di warung indomie terdapat meja dan kursi untuk konsumen yang memakan ditempat dan televisi sebagai hiburan konsumen dan pekerja. Kalau tidak ya speaker aktif, biar pekerjanya semangat.

Area Parkir.

Area parkir yang sempit yang sering menjadi masalah konsumen yang membawa motor, termasuk saya. Saya juga pernah mengalami kondisi demikian, disalah satu warung Indomie yang sangat sempit, tidak ada area parir, oleh karena itu sanya memilih warung indomie terdekat lainnya. Perhatikan itu baik baik sebelum memilih lokasi usaha.

Promosi

Sudah seharusnya, warung indomie yang pertama buka, harus melakukan promosi. Di lingkungan kampus mungkin sangat mudah melakukan promosi, karena anda bisa memanfaat buletin kampus. Memnafaatkan buletin kampus termasuk promosi aktif. Sedangkan promosi pasir yaitu promosi dengan benntuk spanduk atau banner di depan persis usaha warung anda, sekaligus menjadi identitas usaha anda.

Rinncian modal awal dan estimasi keuntungan

Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha jualan Indomie rebus telor tidak mencapai tidaklah banyak, apalagi jika temapt usaha tidak sewa, akan semakin murah.


Modal Tetap

Kompor+gas Rp 350.000
Alat masak (Wajan, dkk)  Rp 100.000
Peralatan makan  Rp 150.000
Meja dan kursi sederhana Rp 800.000
Spanduk 1x2 m Rp 50.000

Total modal tetap = Rp 1.450.000

Bahan Operasional per bulan

Bahan baku Indomie harian Rp 200.000 x 30
(Indomie, bubur, aneka kopi dan susu kemasan) : Rp 6.000,000,-
Sewa Tempat Rp 300.000
Listrik dan transportasi: Rp 500,000,-
Total = 6.800.000

*Modal bahan baku tidak harus langsung untuk sebulan, anda bisa melakukannya dengan modal awal Rp 200.000 dan hasil penjualannya dipake buat modal lagi besok, sehingga lebih irit.  Jadi modal awal bisa dikatakan tidak lebih dari 2 jutaan, tepatnya Rp 1.450.000+Rp 200.000, namun karena mempermudah perhitungan, jadi gampangya dijadikan sebulan.


Jadi, Total modal keseluruhan = Rp 1.450.000+ 6.800.000 = Rp. 9.250.000


Estimasi Keuntungan

Kita asumsikan omzet yang akan diperoleh setiap harinya :

Indomie = 40 Mangkok x 4.000 = 160.000
Bubur   =  20 Mangkok x 3.000 = 60.000
Kopi/susu = 30 gelas x 2000      =  60.000

Total omzet per hari                    = Rp 480.000
Total omzet per bulan                 =  Rp 14.400.000

Keuntungan bersih = Rp 14.400.000 - Rp. 9.250.000 = 5.150.000

*Perhitungan keuntungan ini adalah perhitungan usaha warung indomie dengan tenaga kerja sendiri, jika dengandibantu karyawan tentu anda mengeluarkan modal lagi.

Saya kira demikian mengenai gambaran peluang usaha warung Indomie yang bisa jadi alternatif inspirasi bisnis modal minim tapi kenuntungnnya banyak. Semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Peluang Usaha Warung Indomie, Bisnis Modal Sedikit Untung Banyak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel