7 Tips Usaha Jualan di Pasar Tradisional Cepat Laku

Gairah usaha jualan di pasar tradisional sejak merambahnya ritail modern seperti indomart dan alfamart serta mall mall besar memang sedikit meredup, sebab masyarakat lebihi memilih kebutuhan sehari hari di toko modern yang lebih higienis praktis dan lebih mudah ditemukan. Namun sejak perombakan pasar di Pemerintahan Joko Widodo, mulai ada geliat lagi dari sektor pasar tradisional mulai tumbuh lagi. Pertumbuhan itu menunjukkan perbedaan, yang mana pasar lebih fokus menyediakan bahan pokok mentah secara grosir seperti sembako, hasil tanam dan distribusor produk pertama dari pabrik sehingga barang lebih murah. Pasar umumnya menjadi kulakan bagi toko toko kelontong didesa desa/kota setiap harinya dengan nilai belanja yang cukup besar. Jadi potensi usaha berjualan dipasar tradisional menurut saya masih sangat menjanjikan, bahkan lebih menguntungkan dari toko toko modern yang menjual barang secara ecer.


7 Tips Usaha Jualan di Pasar Tradisional Cepat Laku
Perlu anda ketahui, didalam sebuah pasar banyak aturan, setiap pasar memiliki tata tertib masing masing, kadang pendatang baru sulit sekali masuk dalam pasar. Nah disini saya sedikit memberikan informasi mengenai tips usaha dagang dipasar tradisional agar dagangan bisa cepat terjual, laris manis.

Menjual Kebutuhan Pokok Yang Setiap Hari Dibutuhkan

Kebutuhan pokok manusia adalah sembako, sembilan bahan pokok,diantaranya beras, gula, minyak, daging, telur, tepung, bumbu dapur dll. Barang barang tersebut pasti dibutuhkan setiap hari. Anda bisa menjual beberapa saja atau semuanya. Tapi saya sarankan agar lebih fokus ke beberapa tapi persediaannya kontinyu, dan banyak ukuran dan pilihan.

Selain bahan mentah, peluang berjualan berdagang maknan siap saji seperti warung makan, basko dan mie ayam serta aneka minuman juga prospek, sebab umumnya pedagang yang hampir seharian pasti membutuhkan energi. Apalagi umumnya pedagang selalu berangkat awal pagi untuk menata dagangannya, tentu tidak sempat membawa bekal dari rumah.

Menjual Secara Grosir

Seperti diketahui umumnya, pasar tradisional merupakan pusat sumber kebutuhan pokok disuatu daerah. Pasar menjadi kulakan bagi pengecers eperti toko toko kelontong kecil yang berada jauh dari pasar. Sudah sepatutnya pasar menerapkan penjualan grosir, karena pemilik kelontong umumnya kulak dalam jumlah besar untuk setiap harinya.

Pelayanan yang menyenangkan

Berdagang dipasar semua berhubungan dengan manusia, tidak seperti jualan online yang tidak bertemu langsung,Dipasar terjadi tawar menawar harga, komunikasi langsung yang akan kalian hadapi sepanjang hari. Artinya sebisa mungkin pelayanan, termasuk dalam komunikasi dengan pembeli maupun sesama pedagang menyenangkan, agar pembeli nyaman menjadi pelanggan, dan tidak ada salah paham/persaingan.

Definis pelayanan yang menyenangkan mungkin bisa anda pahami bagaimana kalian adaptasi dilingkungan pasar dan melayani pembeli anda yang tidak semuanya ramah. Semua sudah menajdi resiko anda sebagai pedagang. Jadi nikmatinya saja prosesnya.

Bergabung dalam komunitas

Dalam sebuah pasar pasti ada komunitas pedagangnya, kalau ada segeralah bergabung agar menjalin kekerabatan dengan sesama pedagang. Dengan bergabungnya komunitas, anda akan mengenal sesama pedagang, tata tertib dan tetnu informas mengenai pasar. Hal ini sangat berguna bagi kalian, dimaksukdkan untuk menghindari persaingan yang tidak sehat sesama pedagang.

Barter produk sesama pedagang

Ada masanya dagangan anda tersisa atau tidak terjual. Sulosi alternatifnya adalah barter dengan sesama pedangan dengan barang pokok lainnya, seperti pedagang daging ayam barter dengan penjual beras. Hal ini menjadi bermanfaat ketika anda menjual yang cepat membusuk seperti sayuran, daging sehingga anda bisa memnimalisir kerugian.

Berangkat lebih awal dari pembeli

Sebaiknya anda datang menata dagangan ada sebelum pembeli datang, sehingga ketika pembeli mulai berlalu lalang, anda tinggal melayaninya. Seperti umumnya, pedagang besar berangkat pada dini hari agar bisa menata dagangan dan membeli dagangan hasil panen dari petani/peternak untuk dijual kembali.

Penataan dagangan yang rapi

Sekalipun pasar tradisional tidak mungkin menata rapi dagangannya, tetapi setidaknya pembeli mudah dalam melihat semua barang dagangan anda. Karena tidak semua pembeli itu bertanya dulu sebelum membeli barang yang dicari sehingga dagangan anda lebih cepat laku.

Selain tips dan strategi diatas masih banyak lagi tips tips lainnya yang bisa kalian kembangkan sendiri sesuai kepribadian kalian. Tips diatas adalah tips umumnya yang biasa dilakukan pedagang pedagang pasar selama ini. Sekian, semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "7 Tips Usaha Jualan di Pasar Tradisional Cepat Laku"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel