Home » » Rincian Biaya Modal Usaha Ternak Ayam Petelur Sampai Produksi

Rincian Biaya Modal Usaha Ternak Ayam Petelur Sampai Produksi

Posted by Peluang Usaha Rumahan on Wednesday, September 6, 2017

Peternakan merupakan subsektor pertanian yang memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani. Kebutuhan masyarakat akan hasil ternak seperti daging, susu dan telur semakin meningkat, mengingat jumlah penduduk, tingkat pendidikan, kesadaran masyarakat akan gizi dan peranan zat–zat makanan khususnya protein bagi kehidupan yang ikut meningkat. Salah satu produk hasil peternakan yang paling banyak dibutuhkan karena paling murah dan mudah dijangkau oleh masyarakat adalah telur. Berdasarkan Data BPS 2015, Konsumsi telur nasional 7 kg per tahun per kapita. Kebutuhan tersebut diprediksi akan terus meningkat. Dengan produksi telur nasional 2017 yang  dikutip dari Katadata.co.id sebesar 1.8 ton tentu belum mencukupi kebutuhan telur. Kondisi semacam ini tentu merupakan peluang usaha yang menguntungkan yang perlu dicoba, tepatnya usaha ayam petelur.

Bisnis ternak ayam petelur adalah bisnis menjanjikan yang secara teknis sebagai penyedia telur setiap hari. Telur dibutuhkan setiap hari baik untuk dikonsumsi secara langsung atau digunakan sebagai bahan industri pengolahan makanan. Telur dihasilkan khusus oleh ayam ras petelur. Telur memiliki kandungan protein sebesar 12-13% yang cukup untuk memenuhi kebutuhan protein manusia sehingga mamberikan dampak positif bagi masyarakat untuk peningkatan perbaikan gizi dan dampak positif bagi pelaku ternak yaitu meningkatnya kesejahteraan dengan keuntungan usaha yang diperoleh.

usaha ternak ayam petelur rumahan

Upaya memperoleh keuntungan besar dan berkelanjutan merupakan sasaran utama bagi semua kegiatan usaha termasuk di dalamnya usaha peternakan ayam petelur. Pencapaian sasaran tersebut perlu adanya langkah upaya, salah satu diantaranya dengan mengetahui kelayakan suatu usaha peternakan ayam petelur, diawali dengan mengetahui analisa peluang pasar telur seperti pada alinea sebelumnya dan rincian biaya modal awal usaha ternak ayam petelur hingga berproduksi.

Modal Usaha Ayam Petelur

Usaha dalam bentuk apapun, pasti memerlukan biaya awal yang cukup besar agar usahanya bisa berjalan, seperti halnya usaha ternak ayam petelur. Modal terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel (operasional produksi). Biaya tetap terdiri dari kandang dan perlengkapan pemeliharaan, sedangkan biaya variabel meliputi bibit ayam, pakan, vaksin dan obatan obatan. Secara rinci bisa kalian pahami dibawah ini :

Biaya Tetap :

Kandang :
Kandang dibuat sesederhana mungkin dengan bahan yang murah, namun tetap melihat aspek kenyamanan untuk ayam dan jumlah yang akan dipelihara. Kandang yang dibuat adalah kandang produksi sistem batre dimana setiap kandang teridri dari kotak yang diisi satu ekor ayam dewasa. Jumlah diperkirakan minimal untuk membangun kandang adalah Rp 25,000,000 , kalau ingin makaasimal berdasarkan teman saya membantu kandnag adalah diatas 40 juta untuk kapasitas 1000 ekor. Biaya tersebut sudah termasuk peralatan kandang didalamnya.

Bibit:
Indukan dibutuhkan misalnya  500 ekor x dengan harga ayam siap telur atau dikenal pullet Rp. 60.000 per ekor sehingga total = Rp 30.000.000

Biaya Operasional :

Pakan
Kebutuhan Pakan adalah biaya terbesar dari usaha peternakan, mecakup 60% dari total biaya operasional. Kebutuhan pakan didasarkan dengan kebutuhan ayam per ekor dikalikan jumlah ayam. Menurut Kertadji dalam buku panduan ayam petelur, kebutuhan ayam peetelur per hari adalah 105 gram per hari dengan catatan mengkonsumsu pakan komplit dan seimbang. Jadi kebutuhan pakan per hari adalah 100 gram x 500 ekor ayam sama dengan 50000 gram atau setara dengan 50 Kg. atau 1 zak pakan. Dengan hitungan seperti ini kebutuhan pakan per bulannya adalah 50 kg x30 = 1500 kg/1,5 ton/ 30 zak pakan dikali dengan harga pakan Komplit 340.000 (Harga pakan phokphand) = 10.200.000 Per bulan.

Biaya Vitamin, Vaksin dan obatan obatan menyesuaikan progam yang anda terapkan.semisal kita membutuhkan biaya sebesar 1 juta untuk biaya Vaksin dkk.

Jadi total biaya untuk membuka usaha peternakan ayam petelur skala 500 ekor sebesar 66.200.000 dengan rincian biaya operasional sebesar 11.200.000 dan biaya tetap sebesar55.000.000. Biaya ini adalah pengeluaran total sampai bulan pertama produksi dan sudah bisa menikmati untung karena ayam sudah mulai produksi 90% dari total ayam.

Keuntungan usaha ayam petelur per bulan

Selain keuntungan utama dari penjualan telur, usaha iini ada penghasilan ikutan yakni kotoran ayam dan afkir ayam petelur itu sendiri. Disini saya akan mengansumsi keuntungan berdasarkan patokan umum usaha peternakan. Asumsi pertama adalah menghitung produksi telur per hari, anggap saja produk telur 90%. Jadi produksi telur per hari adalah 90%x500 ayam,hasilnya adalah 450 butir telur, kita asumsikan dalam bentuk kilo terdiri 15 butir jadi, produksi dalam kilo sebesar 30 kg per hari dan sebulan bisa mencapai 900 kg. Produksi telur dikalian dengan harga telur saat ini, misal 16.000. Jadi pendapatan utama sebesar Rp 14.400.000.
usaha budidaya ayam petelur sukses

Selain dari telur, kita bisa menjual kotoran ayam, kita asumsikan sebulan 500 kg. Harga 1 karung kotoran ayam basah sebesar 5000. Jadi totalnya 2.500.000. Jadi tital keuntungan sebesar 16.900.000. Lalu berapa keuntungan bersih perbulan?

= 16.900.000 - 11.200.000 = 5.700.000 (belum termasuk 1 orang tenaga kerja)

Tips mendirikan Usaha Peternakan

Ada beberapa aspek yang perlu kalian perhatikan sebelum mendirikan usaha peternakan, yakni aspek teknis dan sosial .

Aspek teknis meliputi aspek yang menunjang jalannya usaha peternakan. Pendirian peternakan harus berdasarkan Undang undang no 41 tahun 2014, dimana peraturan itu menyebutkan, lokasi peternakan harus jauh dari pemukiman, minimal 200 meter dari titik luar sebuah farm ayam petelur atau ternak lainnya. Aspek teknis lainnya berupa lokasi harus dekat dengan sumber air bersih, adanya jalur distribusi yang mudah diakses.

Aspek sosial adalah aspek yang berhubungan dengan luar farm seperti lingkungan masyarakat sekitar farm seperti ijin. Seperti kita ketahui sebelumnya usaha ternak ayam petelur memproduksi kotoran dan kotoran itu menimpulkan polusi udara seperti bau yang menyengat. Oleh karena itu hal ini harus didahulukan sebelum anda mengkaji aspek lainnya agar kedepannya anda tidak bermasalah dengan penduduk.

Managemen Pemeliharaan

Ilmu dasar dalam usaha ternak ayam petelur adalah bagaiamana memanagemen ayam petelur supaya produksi stabil dan tinggi. Sebab produksi yang tinggi juga didukung dari managemen pemeliharaan yang baik. Secara  umum pemeliharaan ayam petelur meliputi managemen pakan, air minum, kesehatan dan penanganan telur. Secara lengkap bisa anda baca : Panduan usaha budidaya ayam petelur

Managemen Pemasaran

Hasil produksi telur tinggi tapi tak memiliki pasar bagus sama saja sepertirugi. Sebab penghasilan utama ayam ras petelur adalah penjualan telur. Strategi dasar untuk memasarkan Usaha Ayam Petelur yang baru dapat dilakukan diantaranya yaitu bermain pada harga, layanan dan promosi. Harga yang murah akan dicari, layanan yang bagus konsumen senang dan promosi membuat konsumen datang. Promosi bisa dilakukan langsung door to door ke warung sembako, toko grosir dan bisa juga melalui iklan baik lewat media cetak atau internet.

Selain informasi mengenai rincian biaya modal awal usaha ternak ayam petelur diatas,anda juga bisa survei sendiri ke komunistas ternak ayam petelur agar lebih rill lagi tentang anggaran yang dikeluarkan. Untuk pendukung suksesnya usaha anda bisa memaksimalkan pada pakan, managemen dan pemasaran yang bisa anda pelajari kedepannya.

Thanks for reading & sharing Peluang Usaha Rumahan

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Artikel Terbaru