KUR Ritel BRI: Pinjaman tanpa Agunan Sampai 500 Juta

KUR Ritel BRI adalah salah satu jenis Kredit progam dari Pemerintah yang memberikan pinjaman tanpa agunan untuk keperluan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Serta Koperasi, UMKMK. KUR bukan ditujukan kepada Individu/perorangan dalam pembiayaan kebutuhan konsumtif seperti KPR, KKB dan kartu kredit. Melainkan dikhususkan untuk pembiayaan usaha produktif dalam mengembangkan usaha atau memperluas usaha yang telah dijalankan, untuk bisa lebih bersaing dan dapat mendapatkan omzet lebih besar.

Proses pengajuan KUR Ritel BRI dilayani teller cantik
Proses pengajuan KUR Ritel BRI di Kantor unit - source : anualreport.id
Syarat mengajukan KUR Ritel, pelaku UMKM memiliki usaha produktif minimal 6 bulan aktif (Bukan usaha baru) dan feasible. Feasible yang dimaksud adalah usaha calon debitur menguntungkan / memberikan laba sehingga kedepannya mampu membayar seluruh hutang bunga dan mengembalikan seluruh hutang / kewajiban pokok kredit/ pembiayaan dalam jangka waktu yang disepakati. UMKM juga harus memiliki surat Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat ijin usaha lain yang bisa disamakan serta persyaratan administrasi seperti identitas debitur.

Pinjaman yang diberikan BRI sebesar 25 juta sampai dengan 500 juta per debitur. Jumlah plafon kredit ini lebih besar, berbeda dengan KUR mikro dan TKI yang hanya maksimal 25 juta. Jangka waktu yang diberikan maksimal selama 4 tahun untuk kredit modal kerja dan untuk pebiayaan investasi maksimal5 tahun. Selama jangka waktu tersebut kalian harus sudah melunasi kredit pinjaman yang anda ajukan tersebut. Sistem pembayaran pinjaman yang diterapkan cara cicilan/angsuran sesuai dengan skema dan tabel pinjaman yang telah ditentukan BRI.

Penyaluran KUR ritel oleh BRI  semakin tahun meningkat dan menjadi favorit dikalangan debitur, sebab selain plafon yang disediakan lebih banyak dibanding kur lainnya. Suku bunga Ritel BRI sama, yakni efektif 9% per tahun atau 0.41 per bulan tanpa dipungut biaya administrasi maupun biaya provisi. Peningkatan penyaluran KUR ini diakibatkan karena banyak pelaku Usaha kecil dan menengah yang naik kelas menjadi skala ritel.

Pembiayaan KUR Ritel mencakup sektor-sektor sektor Pertanian perikanan, industri pengolahan, perdagangan dan usaha jasa. Sektor pertanian meliputi subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan. Perikanan meliputi penangkapan dan pembudidayaan. Industri Pengolahan terdiri subsektor industri makanan termasuk bidang periklanan. Seluruh usaha di sektor perdagangan  serta jasa di sektor penyediaan akomodasi dan makanan, sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi, , sektor real estat, sektor jasa pendidikan dan  sektor jasa kemasyarakatan dan hiburan.

Nah, bagi kalian yang ingin mengajukan dan sudah merasa memiliki kriteria dan syarat untuk mengajukan KUR BRI, kalian dapat datang ke kantor unit BRI dengan membawa persyaratannya, secara detail bisa lihat daftar dibawah ini :
  • Pemiliki Usaha mikro, kecil, dan menengah yang produktit minimal 6 bulan aktif dan memiliki Surat IUMK
  • Persyaratan administrasi seperti identitas dan legalitas usaha
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan lain kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan, Kartu Kredit.
  • Agunanan (Jika diperlukan)
Agunan dalam mengajukan KUR Ritel terdiri dari dua jenis, yakni agunan utama dan agunan tambahan. Agunan utama adalah profil usaha, laporan keuangan dan kelayakan usaha yang bisa kalian sajikan dengan bentuk proposal pembiayaan usaha. Agunan tambahan adalah agunan berupa Surat Tanah, Sertifikat rumah, BPKB kendaraan serta surat berharga lainnya. Agunan tambahan dimaksudkan untuk menambah kepercayaan pihak bank dalam berikan dana kredit. Silakan ajukan, semoga disetujui dan sukses membangun usaha, sekian dan terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "KUR Ritel BRI: Pinjaman tanpa Agunan Sampai 500 Juta"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel