Contoh Proposal Usaha Kerajinan Dari Bambu

Ingin membuka usaha kerajinan dari bambu, tetapi kekurangan biaya? buat aja proposal kerajinan bambu yang menarik agar bisa mendapatkan bantuan dana, baik dari pemerintah atau lembaga pemberi dana hibah. Kalau kerajinannya bagus unik dan punya nilai jual pastinya investor akan tertarik ingin investasi usaha kerjainan kalian. Dengan begitu kalian tidak perlu bingung mencari modal pinjaman uang di bank. Cukup mencari investor yang mau membiayai dari awal sampai pengembangannya. Hanya saja syaratnya untuk mendapatkan dana, umumnya mereka (investor) membutuhkan sebuah profil dan laporan keuangan/kegiatan usaha dalam bentuk proposal. Untuk kita harus tahu bagaimana cara membuat proposal usaha kerajinan yang menarik agar bisa disetujui.

Bagi kalian yang hanya belajar membuat proposal usaha karena tugas dan sebagainya, mending jangan copas dari yang sudah ada. Jangan Jadi mental peniru. Mau jadi bangsa apa kalau kalian yang sekolah suka kopas? Hancur. Jadikan saja sumber referensi saja, misal dalam hal format atau tata bahasa. Kalau isinya kita harus mikir, analisanya juga mikir. Lha wong mau belajar kok nyari gampangnya. Gimana mau kerja yang penuh tanggung jawab? Tapi bagi yang memang mencari informasi untuk benar benar membuat proposal usaha kebetulan usahanya sama. Boleh diedit sesuai kebutuhan. Karena bisa saja, idenya hampir sama.

Contoh Proposal Usaha Kerajinan Tangan Dari Bambu

Saya ada beberapa contoh proposal usaha kerajinan tangan dari bambu yang bisa kalian gunakan untuk worausaha maupun hanya sekadar tugas sekolah. Tapi ingat ya jangan copas asal asalan. Kasian yang buat, haha. Diedit dikitlah, kalian punya otak pasti bisalah, kecuali yang ga mau menggunakannya.


-------------------------------------------------------------------------

Latar Belakang Pembuatan Produk

Bambu merupakan bahan yang mudah didapatkan di kebun-kebun yang ada di pedesaaan. Bambu bisa tumbuh dimana saja yang cocok dengan ekosistemnya. Karena jumlahnya yang banyak, maka bambu tersebut dapat dimanfaatkan sebagai karya kerajinan. Bambu dapat dihasilkan untuk kerajinan dengan motif, corak dan bentuk yang berbeda-beda seunik mungkin.


B. Tujuan Pembuatan Produk

Tujuan kami membuat kerajian dari bambu ini adalah :
a. Memenuhi tugas mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI semester II,
b. Meningkatkan jiwa kreatif kami sebagai wirausaha,
c. Meningkatkan nilai jual beli dari bambu yang semula hanya polos menjadi lebih menarik karena dibuat kerajinan,
d. Menambah pengalaman kami sebagai pembelajaran seorang wirausaha, serta
e. Mencoba menerapkan segala kemampuan kami untuk bisa menciptakan kerajinan yang berkualitas dan dapat dijualbelikan.


C. Manfaat Pembuatan Produk

Manfaat dari kerajianan bambu yang kami buat adalah :

1. Tempat Lampu

Yang merupakan kebutuhan tiap rumah yang biasanya digunakan untuk tempat dari sebuah lampu dan memiliki nilai hias karena bentuknya yang lengkung indah serta ada aksesoris ataupun hiasan yang melekat pada tempat lampu tersebut akan menambah indah ruangan.

2. Tempat Pensil, Vas Bunga, dan Tempat Uang.

Sebagai seorang siswa yang memiliki meja belajar tempat pensil ini dapat diletakkan di meja belajar untuk meletakkan pensil, bolpoin, ataupun yang lain. Tempat pensil ini juga dibuat dengan ada vas bunga disampingnya yang dapat digunakan untuk menghiasi meja belajar, karena adanya bunga yang diletakkan di vas bunga tersebut, dan di belakang tempat pensil juga terdapat tempat uang yang fungsinya untuk menyimpan uang kecil ataupun bisa untuk menabung. Ketiganya berada dalam satu alas, yang dihiasi berbagai corak, ukiran, serta ada hiasan lainnya akan menambah indah meja belajar dan tidak memberi efek bosan pada saat belajar.

Proposal Usaha Kerajinan
Proposal Usaha Kerajinan



BAB II
ISI

A. Nama Produk
1. Tempat Lampu
2. Gabungan Tempat Pensil, Vas Bunga, dan Tempat Uang


B. Alat dan Bahan yang Digunakan
1. Untuk membuat tempat lampu, yang dibutuhkan adalah :
a. Alat b. Bahan
- Gergaji - Bambu Secukupnya
- Gunting - Paku Kecil
- Palu - Plistur
- Pisau Besar - Tali Putih
- Cutter - Amplas
- Penggaris - Lem Kayu
- Pemotong Tripleks - Aksesoris
- Penghapus - Tinta Timbul
- Kuas - Cat Kayu
- Vernish


2. Untuk membuat tempat pensil, vas bunga, dan tempat uang, yang dibutuhkan adalah :
a. Alat b. Bahan
- Gergaji - Bambu Secukupnya
- Gunting - Paku Kecil
- Palu - Vernish
- Pisau Besar - Tali Putih
- Cutter - Amplas
- Penggaris - Lem Kayu
- Pemotong Tripleks - Aksesoris
- Penghapus - Tinta Timbul
- Kuas - Cat Kayu
- Tali Agel
- Tutup Bekas Wadah
Kock


C. Teknik Pembuatan dan Langkah-Langkah Pembuatan
1. Tempat Lampu
Teknik : Tumpang Tindih dan Tempel
Langkah Pembuatannya :
a. Persiapkan bambu, bersihkan dahulu dengan amplas.
b. Potonglah bambu, lalu buatlah sayatan bambu dengan panjang kira-kira 50 cm dan dengan lebar sekitar1-2 cm, buatlah sekitar 40 buah.
c. Buatlah pola melingkar untuk menyatukan sayatan tersebut dengan diameter kira-kira 8 cm untuk bagian bawah, 15 cm untuk tengah dan 8 cm untuk bagian atas, kaitkan ujung lingkaran dengan tali putih.

d. Satukan sayatan yang sudah dibuat mengikuti pola melingkar yang telah dibuat, kaitkan 4 sayatan dengan tali ke pola lingkaran sebagai pengencang, lalu lemlah sayatan yang lain menggunakan lem kayu. Tunggu sampai benar-benar kering.
e. Plisturlah rancangan tempat lampu tersebut dengan kuas, ratakan plistur yang dikuaskan. Tunggu sampai plistur kering.
f. Setelah kering, ukirlah dengan tinta timbul dan berilah aksesoris sesuka hati. Tunggu sampai ukiran kering dan benar-benar menempel pada tempat lampu.
g. Dan untuk yang terakhir yaitu menyiapkan tripleks, bentuklah tripleks dengan diameter sebesar 18 cm, lalu buat lingkaran menggunakan sayatan bambu dengan diameter 10 cm, lalu kaitkan ujungnya menggunakan tali. Tempelkan lingkaran tersebut ke tripleks yang sudah berbentuk bulat, tepat ditengahnya. Lapisilah tripleks bulat itu dengan varnish dengan rapi. Setelah lapisan varnish kering, warnai bagian dalam lingkaran dengan cat kayu dan berilah aksesoris.


h. Tempatkan tempat lampu ke lingkaran yang telah dibuat, rapikan dan kerajianan siap untuk dikemas.

2. Tempat Pensil, Vas Bunga, dan Tempat Uang
Teknik : Ukir dan Tempel
a. Potong bambu berbentuk runcing 1 buah dengan panjang sekitar 13 cm untuk vas bunga, berbetuk bulatan dengan panjang 5 cm 3 buah, dan bambu dengan panjang sepangkal bambu yang ada, bersihkan dengan amplas.
b. Masing-masing bambu, olesilah dengan vernish agar terlihat mengkilau.
c. Setelah diberi lapisan varnish, untuk vas bunga sayat bagian depan bunga sehingga memunculkan corak yang bagus, lalu warnailah sayatan tersebut menggunakan cat kayu. Untuk bulatan yang ada, ambil dua bulatan, dan berilah sentuhan ukiran pada bambu tersebut dengan ukiran bunga ataupun tumbuhan, lalu sisa satu bulatan, belah menjadi tiga potongan lagi lalu ukir daun yang berbentuk seperti sirip dengan tinta timbul dan taburilah aksesoris yang ada. Tunggu sampai kering. Untuk Tempat Uang, lilitkan tali agel diujung atas bambu untuk hiasan, siapkan tutup bekas dan berilah lubang yang cukup untuk masuknya uang. Setelah dilubangi, beri warna tutp dengan tinta timbul warna orange dan jangan lupa juga pada tali agelnya. Rapikan warnaannya dan tunggu sampai kering.
d. Setelah semua ukiran dan warnaan sudah kering, siapkan tripleks bebentuk segitiga yang diukur berdasarkan pola peletakkan ketiga bambu yang telah dibuat. Lapisi tripleks tersebut dengan lapisan vernish. Tunggu sampai kering.
e. Setelah tripleks kering, tempelkan ketiga kerajinan dengan susunan yang telah di bentuk dengan lem kayu. Setelah itu tunggu sampai kering. Rapikan sisa-sisa lem yang menempel di sekitar kerajinan dan bersihkan.
f. Ketiga kerajinan yang kini telah menjadi satu siap untuk dikemas.


D. Pengemasan Produk

1. Tempat Lampu
Pengemasan untuk tempat lampu dari kerajinan yang kami hasilkan yaitu menggunakan bahan kertas karton yang sudah dibuat kotak persegi panjang, yang sebelumnya telah dibuat jaring-jaring dengan kertas karton. Didepan kotak terdapat mika yang digunakan untuk melihat tempat lampu dari luar. Sehingga tampilannya juga lenih menarik dengan aksesoris yang ada disekitarnya pula.

2. Gabungan Tempat Pensil, Vas Bunga, dan Tempat Uang
Pengemasan yang dibuat untuk gabungan tempat pensil, vas bunga, dan tempat uang ini adalah dengan menggunakan bahan plastik bermotif yang dilipat dan dibentuk menyesuaikan bentuk kerajinan yang ada. Yang diatas lekukan atau lipatan atas diberi pita ataupun aksesoris lain yang menambah kemenarikan dari kerajinan kami.


E. Rincian Biaya Pembuatan Produk
Bambu Rp 5.000,00
Vernish Rp25.000,00
Kertas Karton Rp 7.000,00
Plastik Motif Rp 3.000,00
Lem Kayu Rp 8.000,00
Amplas Rp 2.000,00
Paku Rp 2.000,00
Tripleks Rp 5.000,00
Tali Rp 1.000,00
Tinta Timbul Rp 7.000,00
Aksesoris Rp10.000,00
Rp75.000,00



BAB III
PENUTUP


Bambu merupakn bahan keras yang mudah didapatkan di sekitar lingkungan kita. Dengan keberadaannya yang tidak asing, kita bisa dengan mudah memanfaatkan bambu tersebut untuk dibuat kerajinan agar nilai jualnya menjadi tinggi. Namun dalam pembuatan kerajinannya, juga harus dengan teknik pengolahan yang sesuai dan tepat agar dapat menghasilkan barang yang berkualitas juga.
Dari kerajinan yang kami buat hanya menggunakan teknik yang tidak terlalu sulit dan tidak membutuhkan alat berat dalam produksinya. Dalam pengolahan bambu, kami tidak mengalami kesulitan karena memang gampang untuk pengolahannya. Dengan demikian kami mampu menghasilkan kerajinan bambu yang memiliki nilai jual dengan segenap kemampuan kami yang ada.

sumber : http://nurhfitriana.blogspot.com

Demikianlah contoh proposal usaha kerajinan tangan dari bambu yang bisa kalian gunakan untuk tugas sekolah maupun contoh membuat proposal usaha yang menarik.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Contoh Proposal Usaha Kerajinan Dari Bambu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel